Prodi Manajemen Konsentrasi Manajemen Pengamanan Meluncur

Jakarta ,TN News – Ketua STIE Tunas Nusantara, Dr. Markiz Yudiawan hari ini Sabtu (07/04/18) dalam sambutan dan pembukaan Seminar Nasional yang bertema “Manajemen Pengamanan sebagai upaya Deteksi Dini Ancaman Kamtibmas” secara resmi meluncurkan program Konsentrasi Manajemen Pengamanan. Dalam sambutannya yang dibacakan Pembina Yayasan, Iwan DS, SE, MM, Ak.CA menyampaikan bahwa  program ini membuka peluang dan kesempatan bagi para praktisi pengamanan untuk meningkatkan kapasitas akademis mereka ke jenjang Sarjana (S1).

Seminar Nasional ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang kebanyakan adalah Praktisi Pengamanan dari beberapa daerah. Ada anggota Satpam, Pengusaha Penyalur Security, Pengurus dan Anggota Komunitas Security, bahkan anggota Polisi dan TNI aktif. Mereka semua antusias melahap materi seminar yang disajikan oleh Dr. Achmadi, Dosen STIE TN yang juga dosen Sekolah Tinggi Intelijen Negara, yang berbicara tentang pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Dini dalam menciptakan suasana aman di lingkungan Perusahaan dan di masyarakat.

Peserta Seminar semakin antusias ketika seorang Praktisi Intelijen Aktif, Jims Gurkha menyampaikan matterinya. Dialog dan interaksi berlangsung dinamis. Peserta lebih aktif bertanya dan narasumber pun semangat membagi ilmunya. Satu kata kunci penting yang patut dicatat adalah, “Security tanpa intelijen adalah buta!” begitu kata pak Jims.

Beberapa Tips yang disampaikan dapat kami sajikan di sini adalah:

  • Selalu bersifat Preventif Aktif
  • Dalam setiap pengamanan harus diadakan perencanaan yang teliti terhadap segala kemungkinan ancaman yang mungkin timbul
  • Harus ada keserasian Prinsip Security dan Efisiensi: Tata cara pengamanan fisik jangan sampai mengganggu prinsip efisiensi, sebaliknya jangan sampai security didesak & diremehkan karena terlalu menitik beratkan
    efisiensi
  • Security tanpa intelijen adalah buta
  • Pengamanan instalasi harus didukung oleh intelijen yang baik
  • Suksesnya Pengamanan fisik karena didukung manajemen
    serta penerapan yang baik atau taktik dan
    teknik yang tepat
  • Pengamanan dapat terselenggara bila didukung sarana yang baik
    serta taktik dan teknik pengamanan fisik yang tepat
  • Pengamanan adalah pertahanan yang kenyal dan mendalam. Kenyal berarti kita harus mampu menanggulangi lawan dari mana dan bila mana datangnya. Mendalam berarti kita harus mampu menanggulangi penetrasi lawan dan bila garis perimeter luar dapat ditembus

Pak Jims, juga menyarankan agar menerapkan 35% pola Pengamanan Tertutup dan 65% pola Pengamanan Terbuka untuk hasil yang maksimal bagi Pengamanan Perusahaan.

Sementara itu narasumber berikut Iwan DS, SE, MM, Ak. CA memaparkan peluang-peluang peningkatan Karir dan Jabatan para Praktisi Pengamanan. Dalam materinya, Manajemen Pengamanan Sebagai Upaya Deteksi dini ancaman Kamtibmas Dalam Perspektif KKNI menjelaskan bahwa, “Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (Perpres No. 8 Tahun 2012 ayat [1]), adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.”

Sajian pak Iwan mampu membangkitan animo Peserta Seminar untuk kembali menapaki jenjang Pendidikan yang lebih tinggi. Beberapa di antaranya langsung mendaftarkan diri sebagai calon Mahasiswa di Prodi Manajemen STIE Tunas Nusantara.

Hangatnya diskusi dan dialog interaktif yang dimoderatori oleh Kaprodi Manajemen STIE TN, Andi Rudhan SE, MM membuat waktu seminar mesti diperpanjang sampai 1 jam.

Yang tidak kalah senangnya adalah Kepala PPMB STIE TN, Wagiarti SE, MM yang tiba-tiba disibukkan oleh Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru. (dik)