Testimoni Alumni

 

               

 

RIYADIN, SE (alumni STIE-TN – Prodi Manajemen)

 

 

Usaha dengan Modal Terbatas

WiraTn Riyadin, SE merupakan mahasiswa Prodi Manajemen  angkatan 2005 dan lulus Tahun 2013. Mengingat kesibukan merintis bisnis, Sdr. Riyadin, SE sempat tidak aktif beberapa semester.

Berikut liputan IES atas kunjungan CEO IES Bambang Suharno, Ir.

Dalam kesempatan seminar ini, Bambang Suharno memutar video kunjungan IES ke CV Puspita Sale milik Riyadin sebagai video inspirasi tentang kiat  memulai usaha dengan modal terbatas hingga akhirnya menjadi usaha yang cukup besar, dengan jumlah karyawan lebih dari 100 orang dan produksi saat ini lebih dari 35 ribu cup per hari.

Bambang , Riyadin dan Dwijo di depan RPTRA

Riyadin yang hadir dalam seminar ini menceritakan, usahanya dimulai tahun 2008 di sebuah rumah kontrakan yang uang sewanya Rp 500 ribu/bulan. Ia membuat sari kedelai dengan mesin blender bekas yang harganya 600 ribu, sepeda motor bekas, mesin kemasan bekas yang beli di glodok seharga 1,5 juta. Ia memulainya dengan 2,5 kg kedelai yang menjadi sekitar 200 cup. “Alhamdulilah saya coba masuk ke warung-warung, habis terjual. Itulah awal mula usaha sari kedelai,” kata Riyadin.

Seiring berjalannya waktu, usahanya terus berkembang dengan sistem yang makin modern.Untuk sistem pemasaran, ia memberdayakan sumber daya marketing dengan sistem bagi hasil. Hingga ia dapat membuat sistem yang namanya Sapi Sistem, yaitu Sale Pasif Income Sistem (Sapi Sistem). Melalui sistem ini, tenaga marketing dikembangkan menjadi pengusaha mandiri yang memiliki anak buah. Mereka yang sudah punya wilayah luas, didorong untuk memberdayakan orang lain. setiap cup ia berikan fee marketing Rp. 500, ia bagi ke timnya, dan ia membuka pasar baru. Dengan cara ini, ia mendapat fee marketing Rp 150 dari sistem yang sudah diserahkan ke orang lain.
“Jadi meskipun tidak kerja, ia tetap mendapatan income, itulah yang dimaksud Sapi Sistem,” Kata riyadin.

Ia menceritakan, saat ini ada tenaga marketingnya yang sudah mencapai penghasilan Rp 30 juta per bulan. Didapat dari penjualan yang langsung ia kerjakan sendiri dan dari tim yang memasarkan di wilayah yang sudah ia rintis.

Saat ini Riyadin tertarik mengembangkan pasar di Jakarta Selatan, khususnya Kecamatan Jagakarsa dan menawarkan bagi warga Jiganjur yang berminat silakan untuk bekerjasama.

Kisah selengkapnya tentang Riyadin beserta videonya, klik di sini.

RISWANTO, SE, MM (MENTOR GURU HEBAT)